Survey dan Desain FTTH: Perbedaan antara revisi

Dari Dokumentasi Robie
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(6 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 55: Baris 55:
| colspan="1" rowspan="32" |1 kabel fedder berisi 24 core  
| colspan="1" rowspan="32" |1 kabel fedder berisi 24 core  


dimasukkan ke ODC 2 Core
dimasukkan ke ODC 8 Core
| colspan="1" rowspan="16" |Splitter 1
| colspan="1" rowspan="4" |core 1
| colspan="1" rowspan="4" |1
| colspan="1" rowspan="4" |Splitter 1:4 yang ke-1
|1
|Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-1
|1
|1
|1
|1
Baris 64: Baris 64:
| colspan="1" rowspan="18" |Cluster 1
| colspan="1" rowspan="18" |Cluster 1
|-
|-
|2
|Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-2
|2
|2
|9
|9
|16
|16
|-
|-
|3
|Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-3
|3
|3
|17
|17
|24
|24
|-
|-
|4
|Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-4
|4
|4
|25
|25
|32
|32
|-
|-
| colspan="1" rowspan="4" |2
| rowspan="4" |core 2
|5
| colspan="1" rowspan="4" |Splitter 1:4 yang ke-2
|Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-5
|5
|5
|33
|33
|40
|40
|-
|-
|6
|Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-6
|6
|6
|41
|41
|48
|48
|-
|-
|7
|Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-7
|7
|7
|49
|49
|56
|56
|-
|-
|8
|Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-8
|8
|8
|57
|57
|64
|64
|-
|-
| colspan="1" rowspan="4" |3
| rowspan="4" |core 3
|9
| colspan="1" rowspan="4" |Splitter 1:4 yang ke-3
|Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-9
|9
|9
|65
|65
|72
|72
|-
|-
|10
|Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-10
|10
|10
|73
|73
|80
|80
|-
|-
|11
|Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-11
|11
|11
|81
|81
|88
|88
|-
|-
|12
|Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-12
|12
|12
|89
|89
|96
|96
|-
|-
| colspan="1" rowspan="4" |4
| rowspan="4" |core 4
|13
| colspan="1" rowspan="4" |Splitter 1:4 yang ke-4
|Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-13
|13
|13
|97
|97
|104
|104
|-
|-
|14
|Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-14
|14
|14
|105
|105
|112
|112
|-
|-
|15
|Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-15
|15
|15
|113
|113
|120
|120
|-
|-
|16
|Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-16
|16
|16
|121
|121
|128
|128
|-
|-
| colspan="1" rowspan="16" |Splitter 2
| colspan="1" rowspan="4" |core 5
| colspan="1" rowspan="4" |5
| colspan="1" rowspan="4" |Splitter 1:4 yang ke-5
|17
|Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-17
|17
|17
|129
|129
|136
|136
|-
|-
|18
|Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-18
|18
|18
|137
|137
|144
|144
|-
|-
|19
|Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-19
|1
|1
|145
|145
Baris 160: Baris 163:
| colspan="1" rowspan="14" |Cluster 2
| colspan="1" rowspan="14" |Cluster 2
|-
|-
|20
|Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-20
|2
|2
|153
|153
|160
|160
|-
|-
| colspan="1" rowspan="4" |6
| rowspan="4" |core 6
|21
| colspan="1" rowspan="4" |Splitter 1:4 yang ke-6
|Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-21
|3
|3
|161
|161
|168
|168
|-
|-
|22
|Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-22
|4
|4
|169
|169
|176
|176
|-
|-
|23
|Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-23
|5
|5
|177
|177
|184
|184
|-
|-
|24
|Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-24
|6
|6
|185
|185
|192
|192
|-
|-
| colspan="1" rowspan="4" |7
| rowspan="4" |core 7
|25
| colspan="1" rowspan="4" |Splitter 1:4 yang ke-7
|Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-25
|7
|7
|193
|193
|200
|200
|-
|-
|26
|Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-26
|8
|8
|201
|201
|208
|208
|-
|-
|27
|Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-27
|9
|9
|209
|209
|216
|216
|-
|-
|28
|Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-28
|10
|10
|217
|217
|224
|224
|-
|-
| colspan="1" rowspan="4" |8
| rowspan="4" |core 8
|29
| colspan="1" rowspan="4" |Splitter 1:4 yang ke-8
|Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-29
|11
|11
|225
|225
|232
|232
|-
|-
|30
|Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-30
|12
|12
|233
|233
|240
|240
|-
|-
|31
|Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-31
|13
|13
|241
|241
|248
|248
|-
|-
|32
|Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-32
|14
|14
|249
|249
Baris 506: Baris 512:
|-
|-
|
|
|a. Passive splitter di ODP sejumlah 8 buah skala 1:8
|a. Passive splitter di ODP sejumlah 30 buah skala 1:8
|-
|-
|
|
|b. Jumlah core optik pada distribusi sejumlah 30 core
|b. Jumlah core optik pada distribusi sejumlah 8 core
|-
|-
|
|
Baris 515: Baris 521:
|-
|-
|
|
|d. Jumlah passive splitter di ODC sejumlah 2 buah skala 1:4
|d. Jumlah passive splitter di ODC sejumlah 8 buah skala 1:4
|-
|-
|
|

Revisi terkini sejak 13 Januari 2026 08.06

Langkah awal untuk bisa membuat desain jaringan fiber optik di lapangan.Tidak serta merta ketika ada kabel langsung ditarik kabel tetapi langkah awal salah satunya untuk meminitor jaringan yang sudah terbangun dan membuat desain baru.

Tujuannya adalah membuat desain awal sebuah topologi jaringan fiber optik berdasarkan :

  1. Jumlah homedemand (pelanggan)
  2. Membuat desain awal sebuah topologi yang belum ada sebelumnya


Aturan maksimal untuk pemasangan jaringan dilapangan yang dapat jadi acuan adalah sebagai berikut :

  1. Jarak maksimal ODP ke ONT (Pelanggan) adalah 250 meter
  2. Tiang telkom ada dua pilihan yaitu 7 meter dan 9 meter
  3. Standar perbandingan splitter di ODC adalah 1:4, dan di ODP adalah 1:8
  4. Dalam 1 ODC diusahakan pada setiap rak bas tray (fedder dan distribusi) diberikan space kosong 2 port


Contoh :

Hitung kebutuhan perangkat FO pada gambar berikut

Hitung-kebutuhan-fo.png

Maka Jawaban soal diatas adalah

Diketahui jumlah rumah Pelanggan
Cluster 1 140 rumah
Cluster 2 94 rumah
234 total rumah

Analisa Tabel Kebutuhan

24 core Splitter 1:4 Splitter 1:8 Pelanggan ke-
ODF ODC Nomor Core (ODP) Urutan Core Core Pertama Core Terakhir
1 kabel fedder berisi 24 core

dimasukkan ke ODC 8 Core

core 1 Splitter 1:4 yang ke-1 Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-1 1 1 8 Cluster 1
Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-2 2 9 16
Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-3 3 17 24
Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-4 4 25 32
core 2 Splitter 1:4 yang ke-2 Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-5 5 33 40
Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-6 6 41 48
Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-7 7 49 56
Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-8 8 57 64
core 3 Splitter 1:4 yang ke-3 Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-9 9 65 72
Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-10 10 73 80
Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-11 11 81 88
Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-12 12 89 96
core 4 Splitter 1:4 yang ke-4 Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-13 13 97 104
Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-14 14 105 112
Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-15 15 113 120
Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-16 16 121 128
core 5 Splitter 1:4 yang ke-5 Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-17 17 129 136
Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-18 18 137 144
Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-19 1 145 152 Cluster 2
Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-20 2 153 160
core 6 Splitter 1:4 yang ke-6 Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-21 3 161 168
Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-22 4 169 176
Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-23 5 177 184
Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-24 6 185 192
core 7 Splitter 1:4 yang ke-7 Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-25 7 193 200
Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-26 8 201 208
Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-27 9 209 216
Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-28 10 217 224
core 8 Splitter 1:4 yang ke-8 Core 1 - Splitter 1:8 yang ke-29 11 225 232
Core 2 - Splitter 1:8 yang ke-30 12 233 240
Core 3 - Splitter 1:8 yang ke-31 13 241 248
Core 4 - Splitter 1:8 yang ke-32 14 249 256


Tabel Analisa Feeder dan Distribusi dalam 1 ODC

feeder 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
feeder 2 11 12
distribusi 1 1/1 1/2 1/3 1/4 2/5 2/6 2/7 2/8 3/9 3/10
distribusi 2 3/11 3/12 4/13 4/15 4/16 4/17 5/18 5/19 5/20 5/21
distribusi 3 6/22 6/23 6/24 6/25 7/26 7/27 7/28 7/29 8/30 8/31
distribusi 4 8/32 8/33
distribusi 5
distribusi 6
distribusi 7
distribusi 8
distribusi 9
distribusi 10
distribusi 11
distribusi 12


Splitter dalam 1 ODC adalah

splitter 1 1 1 1 1
splitter 2 2 2 2 2
splitter 3 3 3 3 3
splitter 4 4 4 4 4
splitter 5 5 5 5 5
splitter 6 6 6 6 6
splitter 7 7 7 7 7
splitter 8 8 8 8 8


Maka didapatkan kesimpulan

Dari hasil analisa diatas didapatkan bahwa
1 Jumlah semua pelanggan adalah 234 pelanggan
2 Jumlah Kebutuhan
a. Passive splitter di ODP sejumlah 30 buah skala 1:8
b. Jumlah core optik pada distribusi sejumlah 8 core
c. Jumlah core optik pada feeder ODC sejumlah 24
d. Jumlah passive splitter di ODC sejumlah 8 buah skala 1:4
e. Kapasitas ODC yang dibutuhkan sejumlah 1