Manajemen User dan Hak Akses Linux Debian 12: Perbedaan antara revisi
(Membuat halaman materi Manajemen User dan Hak Akses) |
|||
| Baris 146: | Baris 146: | ||
= Latihan = | = Latihan = | ||
1. Buat user bernama dirimu sendiri, lalu login dengan akun tersebut. | 1. Buat user bernama dirimu sendiri, lalu login dengan akun tersebut. | ||
2. Buat 1 file di folder rumahmu, lalu cek hak aksesnya dengan ls -l. | 2. Buat 1 file di folder rumahmu, lalu cek hak aksesnya dengan ls -l. | ||
3. Buat grup bernama "kelasku", masukkan user tadi ke dalamnya. | 3. Buat grup bernama "kelasku", masukkan user tadi ke dalamnya. | ||
4. Ubah file agar pemilik bebas semua, grup boleh baca, lainnya tidak bisa apa-apa (740). | 4. Ubah file agar pemilik bebas semua, grup boleh baca, lainnya tidak bisa apa-apa (740). | ||
5. Coba login sebagai user lain dan buka file milikmu. Apa yang terjadi? Catat hasilnya. | 5. Coba login sebagai user lain dan buka file milikmu. Apa yang terjadi? Catat hasilnya. | ||
[[Kategori:ASJ TKJ]] | [[Kategori:ASJ TKJ]] | ||
[[Kategori:Linux]] | [[Kategori:Linux]] | ||
Revisi per 5 Agustus 2026 03.44
Apa itu User dan Hak Akses?
Bayangkan sebuah asrama dengan banyak kamar. Setiap penghuni punya kunci kamar sendiri, dan tidak semua orang boleh masuk ke semua kamar.
- User (Pengguna) = penghuni asrama (orang yang punya akun di server).
- Password = kunci kamar untuk membuktikan siapa kita.
- Hak Akses (Permission) = aturan siapa yang boleh masuk kamar mana dan boleh melakukan apa.
- Root (Administrator) = pemilik asrama, boleh masuk ke semua kamar dan mengatur semuanya.
Di Linux, setiap user punya folder rumah sendiri (biasanya di /home/nama-user). Hak akses menentukan apakah file/folder bisa dibaca (r = read), ditulis (w = write), atau dijalankan (x = execute).
Teori: Cara Linux Mencatat Hak Akses
1. Tiga Tipe Pengguna (Pemilik)
Setiap file/folder di Linux punya 3 kelompok pemilik:
- u = user (pemilik file)
- g = group (grup yang punya file)
- o = others (pengguna lain di luar pemilik dan grup)
2. Tiga Jenis Izin
- r (read) = bisa melihat/membuka isi = angka 4
- w (write) = bisa mengubah/menghapus = angka 2
- x (execute) = bisa menjalankan = angka 1
Angka-angka ini digabung menjadi satu nilai:
- rwx = 4+2+1 = 7 (bebas semua)
- rw- = 4+2 = 6 (baca dan tulis)
- r-x = 4+1 = 5 (baca dan jalankan)
- r-- = 4 (hanya baca)
- --- = 0 (tidak boleh apa-apa)
Contoh notasi hak akses:
-rwxr-xr--
Bagian pertama (-) menandakan file biasa (d untuk folder). Lalu dibaca per 3:
- rwx (pemilik): boleh baca, tulis, jalankan
- r-x (grup): boleh baca dan jalankan
- r-- (lainnya): hanya boleh baca
Cara singkat menuliskannya dalam angka: 754
Praktik: Manajemen User dan Hak Akses di Debian 12
1. Persiapan
Login sebagai root, lalu cek dulu siapa user aktif:
#whoami (enter)
Jika hasilnya "root", berarti kamu admin. Lanjut update sistem:
#apt update (enter)
2. Melihat Daftar User
Untuk melihat daftar semua user di server:
#cat /etc/passwd (enter)
Untuk melihat user yang baru saja login:
#who (enter)
Untuk melihat siapa sedang online:
#w (enter)
3. Membuat User Baru
Buat user bernama siswa1:
#adduser siswa1 (enter)
Akan diminta:
- password baru (isi 2 kali)
- pertanyaan tambahan (cukup tekan enter)
Cek apakah user berhasil dibuat:
#cat /etc/passwd (enter)
Cek folder rumah siswa1:
#ls /home (enter)
4. Mengganti Password User
Ubah password siswa1:
#passwd siswa1 (enter)
Isi password baru 2 kali.
5. Melihat dan Mengubah Hak Akses
Buat file latihan:
#cd /home/siswa1 (enter) #echo "Latihan hak akses" > file_latihan.txt (enter)
Lihat hak aksesnya:
#ls -l file_latihan.txt (enter)
Akan muncul seperti ini:
-rw-r--r-- 1 root root 19 ... file_latihan.txt
Artinya: pemilik root boleh baca-tulis (rw-), grup dan lainnya hanya baca (r--).
Ubah pemilik file menjadi siswa1:
#chown siswa1 file_latihan.txt (enter)
Ubah grup file menjadi siswa1:
#chown siswa1:siswa1 file_latihan.txt (enter)
Cek lagi:
#ls -l file_latihan.txt (enter)
6. Mencoba Ubah Hak Akses dengan Angka
Berikan hak penuh ke pemilik, baca+tulis ke grup, hanya baca ke lainnya (764):
#chmod 764 file_latihan.txt (enter)
Cek hasilnya:
#ls -l file_latihan.txt (enter)
Berikan semua izin kepada semua orang (777):
#chmod 777 file_latihan.txt (enter)
Peringatan: angka 777 membuat semua orang bisa mengubah file. Untuk latihan boleh, tapi di server sungguhan berbahaya!
7. Membuat Group dan Menambah Anggota
Buat grup baru bernama tkj2:
#groupadd tkj2 (enter)
Tambahkan siswa1 ke grup tkj2:
#usermod -aG tkj2 siswa1 (enter)
Cek keanggotaan siswa1:
#groups siswa1 (enter)
8. Mengubah Pemilik Grup sebuah File
Ubah grup file_latihan.txt menjadi tkj2:
#chown :tkj2 file_latihan.txt (enter)
Cek:
#ls -l file_latihan.txt (enter)
9. Menghapus User dan Group
Hapus user siswa1 beserta folder rumahnya:
#userdel -r siswa1 (enter)
Hapus grup tkj2:
#groupdel tkj2 (enter)
Kesimpulan
- User = akun penghuni server, punya folder rumah di /home.
- Root = admin, boleh mengatur segalanya.
- Permission = aturan r (baca), w (tulis), x (jalankan).
- chmod = ubah hak akses, chown = ubah pemilik.
- Notasi angka: r=4, w=2, x=1 (misal 754).
Latihan
1. Buat user bernama dirimu sendiri, lalu login dengan akun tersebut.
2. Buat 1 file di folder rumahmu, lalu cek hak aksesnya dengan ls -l.
3. Buat grup bernama "kelasku", masukkan user tadi ke dalamnya.
4. Ubah file agar pemilik bebas semua, grup boleh baca, lainnya tidak bisa apa-apa (740).
5. Coba login sebagai user lain dan buka file milikmu. Apa yang terjadi? Catat hasilnya.