Manajemen User dan Hak Akses Linux Debian 12
Apa itu User dan Hak Akses?
Bayangkan sebuah asrama dengan banyak kamar. Setiap penghuni punya kunci kamar sendiri, dan tidak semua orang boleh masuk ke semua kamar.
- User (Pengguna) = penghuni asrama (orang yang punya akun di server).
- Password = kunci kamar untuk membuktikan siapa kita.
- Hak Akses (Permission) = aturan siapa yang boleh masuk kamar mana dan boleh melakukan apa.
- Root (Administrator) = pemilik asrama, boleh masuk ke semua kamar dan mengatur semuanya.
Di Linux, setiap user punya folder rumah sendiri (biasanya di /home/nama-user). Hak akses menentukan apakah file/folder bisa dibaca (r = read), ditulis (w = write), atau dijalankan (x = execute).
Teori: Cara Linux Mencatat Hak Akses
1. Tiga Tipe Pengguna (Pemilik)
Setiap file/folder di Linux punya 3 kelompok pemilik:
- u = user (pemilik file)
- g = group (grup yang punya file)
- o = others (pengguna lain di luar pemilik dan grup)
2. Tiga Jenis Izin
- r (read) = bisa melihat/membuka isi = angka 4
- w (write) = bisa mengubah/menghapus = angka 2
- x (execute) = bisa menjalankan = angka 1
Angka-angka ini digabung menjadi satu nilai:
- rwx = 4+2+1 = 7 (bebas semua)
- rw- = 4+2 = 6 (baca dan tulis)
- r-x = 4+1 = 5 (baca dan jalankan)
- r-- = 4 (hanya baca)
- --- = 0 (tidak boleh apa-apa)
Contoh notasi hak akses:
-rwxr-xr--
Bagian pertama (-) menandakan file biasa (d untuk folder). Lalu dibaca per 3:
- rwx (pemilik): boleh baca, tulis, jalankan
- r-x (grup): boleh baca dan jalankan
- r-- (lainnya): hanya boleh baca
Cara singkat menuliskannya dalam angka: 754
Praktik: Manajemen User dan Hak Akses di Debian 12
1. Persiapan
Login sebagai root, lalu cek dulu siapa user aktif:
#whoami (enter)
Jika hasilnya "root", berarti kamu admin. Lanjut update sistem:
#apt update (enter)
2. Melihat Daftar User
Untuk melihat daftar semua user di server:
#cat /etc/passwd (enter)
Untuk melihat user yang baru saja login:
#who (enter)
Untuk melihat siapa sedang online:
#w (enter)
3. Membuat User Baru
Buat user bernama siswa1:
#adduser siswa1 (enter)
Akan diminta:
- password baru (isi 2 kali)
- pertanyaan tambahan (cukup tekan enter)
Cek apakah user berhasil dibuat:
#cat /etc/passwd (enter)
Cek folder rumah siswa1:
#ls /home (enter)
4. Mengganti Password User
Ubah password siswa1:
#passwd siswa1 (enter)
Isi password baru 2 kali.
5. Melihat dan Mengubah Hak Akses
Buat file latihan:
#cd /home/siswa1 (enter) #echo "Latihan hak akses" > file_latihan.txt (enter)
Lihat hak aksesnya:
#ls -l file_latihan.txt (enter)
Akan muncul seperti ini:
-rw-r--r-- 1 root root 19 ... file_latihan.txt
Artinya: pemilik root boleh baca-tulis (rw-), grup dan lainnya hanya baca (r--).
Ubah pemilik file menjadi siswa1:
#chown siswa1 file_latihan.txt (enter)
Ubah grup file menjadi siswa1:
#chown siswa1:siswa1 file_latihan.txt (enter)
Cek lagi:
#ls -l file_latihan.txt (enter)
6. Mencoba Ubah Hak Akses dengan Angka
Berikan hak penuh ke pemilik, baca+tulis ke grup, hanya baca ke lainnya (764):
#chmod 764 file_latihan.txt (enter)
Cek hasilnya:
#ls -l file_latihan.txt (enter)
Berikan semua izin kepada semua orang (777):
#chmod 777 file_latihan.txt (enter)
Peringatan: angka 777 membuat semua orang bisa mengubah file. Untuk latihan boleh, tapi di server sungguhan berbahaya!
7. Membuat Group dan Menambah Anggota
Buat grup baru bernama tkj2:
#groupadd tkj2 (enter)
Tambahkan siswa1 ke grup tkj2:
#usermod -aG tkj2 siswa1 (enter)
Cek keanggotaan siswa1:
#groups siswa1 (enter)
8. Mengubah Pemilik Grup sebuah File
Ubah grup file_latihan.txt menjadi tkj2:
#chown :tkj2 file_latihan.txt (enter)
Cek:
#ls -l file_latihan.txt (enter)
9. Menghapus User dan Group
Hapus user siswa1 beserta folder rumahnya:
#userdel -r siswa1 (enter)
Hapus grup tkj2:
#groupdel tkj2 (enter)
Kesimpulan
- User = akun penghuni server, punya folder rumah di /home.
- Root = admin, boleh mengatur segalanya.
- Permission = aturan r (baca), w (tulis), x (jalankan).
- chmod = ubah hak akses, chown = ubah pemilik.
- Notasi angka: r=4, w=2, x=1 (misal 754).
Latihan
1. Buat user bernama dirimu sendiri, lalu login dengan akun tersebut. 2. Buat 1 file di folder rumahmu, lalu cek hak aksesnya dengan ls -l. 3. Buat grup bernama "kelasku", masukkan user tadi ke dalamnya. 4. Ubah file agar pemilik bebas semua, grup boleh baca, lainnya tidak bisa apa-apa (740). 5. Coba login sebagai user lain dan buka file milikmu. Apa yang terjadi? Catat hasilnya.